Bangunan Cagar Budaya Di Jalan Kembang Jepun

Di siang hari jalan Kembang jepun ramai dengan hiruk pikuk perniagaan khas kawasan pecinan. Kendaraan tak henti melalui jajaran toko-toko dan perkantoran yang bangunannya bernuansa ruko gaya Tionghoa.

Jalan Kembang Jepun pada masa pemerintahan Hindia Belanda dinamakan Handelstraat yang berasal dari dua kata yaitu: handel berarti perdagangan dan straat berarti jalan. Kawasan ini kemudian tumbuh sangat dinamis. Sejarah mencatat bahwa di kawasan inilah Pemerintah Hindia Belanda pernah membagi-bagi daerah sesuai struktur penduduk. Pecinan ditempatkan di sebelah selatan Kalimas yaitu sungai yang mengalir di dekat jalan ini. Sedangkan perkampungan Arab dan Melayu yang sudah hidup di daerah ini berabad-abad lamanya ditempatkan di sebelah utara Kalimas. Di sebelah barat kalimas, kawasan Eropa, dihuni penduduk eropa.

Pada masa pendudukan Jepang, banyak prajurit Jepang menyinggahi kawasan ini untuk bertemu gadis-gadis lokal yang sering dijuluki ‘kembang’. Kata Jepun sendiri adalah sebutan lain dari Jepang. Sejak itulah jalan ini disebut dengan Jalan Kembang Jepun

Gedung Jawa Pos

Gedung Jawa Pos

Gedung Kadin

Gedung Kadin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s