Rumah Wr. supratman

Jl. Mangga No.21, Surabaya

 
Rumah Wafat  WR. Supratman

Rumah Wafat WR. Supratman

Plakat Rumah Wafat WR. Supratman

Plakat Rumah Wafat WR. Supratman

Rumah wafat Wr. supratman, di rumah inilah komponis pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya, Wage Rudolf  Soepratman meninggal. Selain berfungsi sebagai bangunan cagar budaya, rumah ini juga berfungsi sebagai museum.

Rumah ini  berada di tengah-tengah pemukiman penduduk, tepatnya di jalan Mangga No 21 Surabaya, Tidak jauh dari lokasi Taman Mundu. Dari taman kota ini berjarak lebih kurang 500 meter menuju rumah wr. supratman. Menuju lokasi museum ini kita bisa mengendarai kendaraan roda dua, tanpa menuntun.

Bentuk rumah begitu sederhana dengan ukuran 5x 10 meter menghadap ke arah timur. Dengan luas halaman yang sempit.  Halaman di hiasi taman mungil dan patung Supratman seukuran manusia tengah memainkan biola. Di depannya jalan berukuran 3 meter.

Dalam Rumah ini hanya terdapat 2 kamar tidur di sisi kanan dan ruang tamu di sisi kiri. Ruang tamu terpampang foto-foto WR. Supratman dengan keluarga dan teman dekat. Di pojok ruang tamu terdapat lemari berisi replika Biola. WR. Soepratman tinggal di kamar depan. Kamar ini unik tidak ada akses masuk dari kamar ini, selain dari jendela depan ini untuk mengelabui aparat hindia belanda. Beliau tinggal di rumah ini sejak tahun 1936.

Rumah ini sebenarnya tempat tinggal kakak Soepratman yang bernama Rukiyem Supratijah. Rumah ini tempat persembunyian Supratman dari kejaran Pemerintah Hindia Belanda. Akibat menciptakan lagu Kebangsaan Indonesia Raya WR. Soeprataman menjadi buronan pihak pemerintah Hindia Belanda.

Dari Batavia Supratman mula-mula memilih melarikan diri ke Cimahi, namun di cimahi persembunyiannya di ketahui, kemudian menyingkir ke Pemalang. Belum begitu lama beliau lari menuju ke Surabaya. Di Kota surabaya inilah akhirnya WR. Suprataman tertangkap dan di jebloskan ke Penjara Kalisosok.

Di dalam penjara Beliau mengalami penyiksaan sampai meninggal 17 hari kemudian. Beliau kemudian dibawa kembali ke rumah kakaknya. Dikisahkan hanya segelintir orang yang mengantar jenasah WR. Supratman dari rumah persemayamannya menuju ke pemakaman di kuburan rangkah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s